Search

Sampah Kiriman Gelombang Pasang Capai Puluhan Kubik

PANGANDARAN,(PR).- Seusai terjangan gelombang pasang air laut di sepanjang pesisir pantai Kabupaten Pangandaran, menyisakan sampah yang bertebaran di pinggir pantai. Terlebih di objek wisata pantai Batu Hiu, karena gelombang menerjang hingga ke areal parkir dan kios pedagang, serta merobohkan tembok penahan ombak dan beberapa pohon.

Untuk membersihkan sampah yang terbawa oleh ombak laut ke daratan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran mengintruksikan untuk menggelar gerakan bersih-bersih pantai dengan melibatkan beberapa unsur.

Seperti yang dikatakan Sekretaris Daerah Kab Pangandaran, Mahmud, Kamis, 26 Juli 2018 telah dilaksanakan gerakan bersih-bersih pantai dengan melibatkan beberapa unsur. Di antaranya, TNI-Polri, Lingkup Pemkab Pangandaran, masyarakat, pelajar dan relawan. 

"Untuk jadwal hari gerakan bersih-bersih pantai dilakukan di dua lokasi obyek wisata yakni pantai Batu Hiu dan pantai Pangandaran," ungkap Mahmud, Kamis, 26 Juli 2018.

Dihari kedua, kata Mahmud, gerakan bersih-bersih akan dilakukan di obyek wisata pantai Krapyak Kalipucang.

Kepala Bidang Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kab Pangandaran, Cucu Kurniawan mengatakan, untuk kegiatan bersih-bersih pantai di dua lokasi pihaknya mengerahkan tenaga kebersihan, armada pengangkut dan kontainer sampah.

"Kami kerahkan sebanyak 7 armada untuk mengangkut sampah di dua lokasi yaknk pantai Pangandaran dan pantai Batu Hiu Parigi," ungkap Cucu.

Sampah kiriman yang dikumpulkan dari kegiatan ini, kata Cucu, mencapai puluhan kubik sampah. Yang kemudian dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) Purbahayu. 

"Soalnya sampah yang diangkut mencapai 12 kontainer. Itu untuk hari ini saja. Karena sampah yang terbanyak ada di pantai Batu Hiu," ujarnya. 

Sementara Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penanggulangan Bencana Kab Pangandaran Nana Ruhena menyampaikan, bahwa untuk kondisi gelombamg pasang air laut kini sudah mulai menurun di kisaran 1,5-2 meter.

"Gelombang pasang kini sudah mulai turun," katanya.

Lanjut Nana, meski ada informasi susulan dari BMKG, untuk tanggal 26 hingga 29, dikarenakan pergantian bulan Juli ke Agustus, gelombang pasang laut naik kembal, namun tidak seperti hari Rabu kemarin yang merupakan puncaknya gelombang pasang. Intensitasnya menurun.

"Ya mudah-mudahan saja gelombang laut tidak tinggi seperti yang kemarin," harapnya, seraya dirinya menghimbau kepada warga agar tetap waspada dan berhati-hati.***

Let's block ads! (Why?)

Baca Lagi dah di situ http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2018/07/26/sampah-kiriman-gelombang-pasang-capai-puluhan-kubik-427878

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Sampah Kiriman Gelombang Pasang Capai Puluhan Kubik"

Post a Comment

Powered by Blogger.