SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Kampung Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, mengeluhkan penumpukan sampah yang sudah sekitar seminggu tidak diangkut.
Petugas yang biasanya mengangkut sampah-sampah rumah tangga itu tidak menjalankan tugasnya dengan baik.
Sampai-sampai, bak sampah milik warga tak lagi muat menampung sampah warga.
Tidak saja merusak pemandangan, sampah-sampah menumpuk itu juga menimbulkan bau busuk.
Jika kondisi ini dibiarkan berlama-lama, dikhawatirkan akan berdampak serius pada kondisi kesehatan warga sekitar.
"Ini sampai seminggu sampah tidak diambil. Biasanya tiga hari Sekali petugas mengambili sampah. Mestinya ya setiap hari biar kampung ini bersih," ucap Rina Mardiana, Ketua RT 05 Kampung Banowati, Simo Lawang, Rabu (28/11/2018).
"Saat musim hujan begini susah. Bau," timpal Humaidah, warga lainnya.
Warga bersama pengurus RT pun harus berjuang untuk menyikapi menumpuknya sampah di kampung mereka. Mulai dari menemui petugas pengangkut sampah hingga mengadu ke kelurahan dan Pemkot.
Namun hinggga saat ini belum ada tindak lanjut. Kelurahan juga tidak bisa berbuat banyak. Sebab kelurahan juga tidak memiliki petugas khusus yang bisa diterjunkan untuk mengangkut sampah warga setiap hari.
Selama ini, petugas sampah itu adalah warga kampung yang honornya diberi dari hasil patungan warga SImolawang. Warga mengaku setiap bulan membayar Rp 5.000 khusus untuk membayar petugas sampah.
Baca Lagi dah di situ http://surabaya.tribunnews.com/2018/11/28/sampah-warga-simolawang-menumpuk-seminggu-tak-diambil-petugas-ini-komentar-caleg-golkarBagikan Berita Ini
0 Response to "Sampah Warga Simolawang Menumpuk Seminggu Tak Diambil Petugas. Ini Komentar Caleg Golkar - Surya"
Post a Comment