TRIBUNBATAM.id, PELABUHAN KLANG - Malaysia membongkar penyelundupan ribuan ton sampah plastik dari berbagai negara setelah 123 kontainer tertangkap di Pelabuhan Barat, Pelabuhan Klang.
Tak mau berkompromi, Yeo Bee Yin memerintahkan untuk memulangkan kembali sampah plastik itu ke negara asal.
Bahkan, Yeo Bee Yin memberi ultimatum 14 hari untuk mengmulangkan seluruh sampah plastik tersebut ke negara asal.
• Tiga Wanita Ini Berhasil Taklukkan Ular Piton Raksasa 10 Meter, Beratnya 90 Kilo
• Foto Cinta Laura Berpose Mesra Jadi Sorotan, Putra Presiden, Gibran Rakabuming Sampai Ikut Komentar
• Usai Bunuh Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri ke Polisi Sambil Bawa Bukti Potongan Kepala Sang Istri
Sejak temuan sampah plastik di pelabuhan tersebut, Yeo Be Yin menggelar operasi di seluruh pelabuhan di seluruh Malaysia.
Hasilnya, total ada 123 kontainer berisi sampah plastik yang diimpor dari berbagai negara maju.
“Hasil 10 operasi terpadu yang dilakukan, kita menemukan 123 kontainer dan mendapati banyak pihak menyeludup sampah ke Malaysia," katanya.
Menteri Energi, Sains, Teknologi, Lingkungan dan Perubahan Iklim Malaysia Yeo Bee Yin mengatakan , penemuan itu menunjukkan wujud penyalahgunaan kekuasaan yang melibatkan pihak tertentu di pelabuhan negara ini.
Informasi yang berkembang, ada sejumlah pejabat di pelabuhan terlibat dalam skandal sampah plastik ini dan dibeking oleh sosok berpengaruh di Malaysia.

Bee Yin ketika menjelaskan, dari hasil penyelidikan terhadap semua kontainer, sampah itu diimpor dari Inggris, Amerika Serikat, jepang, China, Spanyol, Kanada, Australia, Belanda, Jerman, Arab Saudi, Singapura, Bangladesh, Norwegia dan Perancis.
Baca Lagi dah di situ http://batam.tribunnews.com/2019/05/31/menteri-lingkungan-malaysia-ultimatum-kembalikan-sampah-plastik-dalam-14-hari-aroma-korupsi-merebakBagikan Berita Ini
0 Response to "Menteri Lingkungan Malaysia Ultimatum Kembalikan Sampah Plastik Dalam 14 Hari. Aroma Korupsi Merebak - Tribun Batam"
Post a Comment