SURYA.co.id | SURABAYA - Transportasi Bus Suroboyo yang menggunakan sistem bayar dengan sampah botol plastik menuai pujian dari banyak kalangan.
Tidak hanya dari dalam kota, dalam negeri, bahkan dunia menyebut inovasi ini adalah program transportasi yang pro lingkungan.
Sistem untuk pembayaran menggunakan botol plastik bekas ini terus dilakukan hingga sekarang.
Penumpang yang akan naik bus ini harus lebih dulu menukar botol plastik untuk kemudian mendapatkan akses naik bus secara gratis.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan bus berbayar botol plastik ini memang sengaja digalakkan agar penumpang juga sadar akan kebersihan lingkungan.
"Lebih ke edukasi ke masyarakat untuk peduli lingkungan, membangun kesadaran dan mengajak masyarakat untuk memilih transportasi umum dibandingkan transportasi pribadi," kata Irvan, Minggu (30/9/2018).
Saat ini ada sebanyak delapan unit Bus Suroboyo sudah beroperasi mengangkut penumpang dengan sistem bayar dengan botol.
Penumpang bisa menukarkan botol dengan stiker di shelter Terminal Purabaya.
Lebih lanjut botol-botol dari pembayaran bus ini masih belum bisa dijual ke pengepul.
Irvan mengatakan botol-botol tersebut saat masih disimpan di gudang Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau.
Baca Lagi dah di situ http://surabaya.tribunnews.com/2018/09/30/sampah-botol-bus-suroboyo-ditumpuk-di-gudang-tunggu-sk-wali-kota-untuk-penjualannyaBagikan Berita Ini
0 Response to "Sampah Botol Bus Suroboyo Ditumpuk di Gudang, Tunggu SK Wali ..."
Post a Comment