Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/KUPANG ---- Anak Taman Kanak-kanak (TK) Canossa memungut sampah di dalam kompleks Pasar Kasih Naikoten I Kupang. Mereka memilih sampah sekaligus belajar soal cinta lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Pantauan POS KUPANG..COM, Sabtu (20/10/2018), sejumlah anak TK ini berjalan menyisir beberapa sudut di dalam Pasar Kasih Naikoten I untuk memungut sampah.
Sampah yang dipungut langsung dikumpulkan di tempat yang sudah disediakan.
Mereka memungut sampah-sampah plastik berupa bekas gelas air mineral, plastik /keresek belanja juga sampah-sampah berupa sisa-sisa sayuran dan buah.
Mereka diawasi dalam barisan sehingga tidak terpencar.
Baca: Suami Bunuh Istri di Kupang! Pelaku Dikenal Sosok Kalem
Baca: Ibu Asyik Bermain HP! Anak Jatuh ke Rel Kereta Api
Sekitar 65 anak ini didampingi juga oleh orang tua sebagai program parenting. Sementara hadir juga beberapa guru yakni, Suster Saulina Manalu, Suster Sofiana Laikofi, Mery Ngaki, Dina Seli dan Sisilia Waja.
Saat memilih sampah, anak-anak ini diarahkan agar bisa membedakan sampah basah dan sampah kering.
Sampah yang basah bisa dibuatkan pupuk sedangkan sampah-sampah kering akan didaur ulang.
"Rafael,salah satu anak TK Canossa mengatakan, dirinya ikut memungut sampah dengan teman-teman lainnya. "Saya juga ikut untuk pilih sampah di pasar ini," kata Rafael.
Kepala TK Canossa, Suster (Sr). Igniosa Kefi, FdCC, S.Pd mengatakan, anak-anak TK Canossa sementara belajar soal tema lingkungan, sehingga dibawa ke pasar agar belajar mengenai lingkungan pasar, terutama soal cinta lingkungan.
"Jadi anak -anak sedang belajar dengan tema lingkungan dan mereka dibawa ke pasar ini untuk melihat sampah-sampah di pasar dan memungutnya.Mereka kita arahkan untuk pungut sampah yang bisa didaur ulang, seperti gelas bekar air mineral, botol bekas air mineral dan juga wadah plastik lainnya," kata SR. Igniosa.
Dikatakan, sampah-sampah yang dipungut itu aan dipilah, sampah yang bisa di daur ulang berupa sampah kering dan sampah basah. "Setelah pulang ke sekolah,
sampah-sampah kering ini akan digunakan anak-anak untuk mendaur ulang menjadi barang yang berguna. Sedangkan sampah basah dioleh menjadi pupuk," katanya.
Dikatakan, program pungut sampah itu sudah ditanamkan bagi anak-anak sejak dini agar setelah dewasa anak-anak telah terbiasa dengan tidak membuang sampah sembarangan.
"Kita juga tanamkan anak-anak sejak dini agar cinta lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, kita ajari mereka bisa membedakan sampah, yakni sampah yang bisa didaur ulang dan juga sampah untuk dijadikan pupuk," ujarnya.(*)l)
Baca Lagi dah di situ http://kupang.tribunnews.com/2018/10/21/anak-tk-canossa-belajar-cinta-lingkungan-hidup-sampah-di-pasar-kasih-dipungutBagikan Berita Ini
0 Response to " Anak TK Canossa Belajar Cinta Lingkungan Hidup! Sampah di ..."
Post a Comment