Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Delapan anggota Komunitas Hammocker Toraja memungut sampah di Objek Wisata Religi Salib Besar di Bukit Singki, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Minggu (20/1/2019).
Komunitas Hammocker Toraja adalah perkumpulan anak muda serta mahasiswa pecinta dan peduli alam.
"Penggalangan ini kami lakukan karena salah satu kewajiban dari komunitas hammocker dalam sebulan sekali yaitu membersihkan tempat wisata, jadi bukan karena pencitraan," ujar Korlap, Cherya Limbong.
Delapan orang komunitaa memungut sampah di area pejalan kaki menaiki bukit hingga mengumpul delapan karung sampah.
"Yang kami kumpul hanya area lalu lalang wisatawan, masih banyak di tebing lagi sampahnya," tambah Cherya.
Mewakili rekannya, Cherya memberikan masukan kepada setiap pengunjung yang datang agar tidak mencoret tembok salib, karena menurutnya sudah seperti batu nisan yang banyak ditulisi nama-nama bahkan kata tidak pantas (kotor).
"Kami berharap kepada pengelola maupun pemerintah daerah agar lebih tegas mengimbau kepada pengunjung, tempat sampah ditempatkan di setiap titik, bekas coretan di cat kembali dan tamannya mungkin bisa di tata kembali agar terlihat lebih rapi," tutupnya.
Terutama terpenting, pengunjung jangan membuang sampah sembarangan karena ada tempat sampah, apalagi mengotori tembok salib besar.
Baca Lagi dah di situ http://makassar.tribunnews.com/2019/01/20/komunitas-hammocker-toraja-kumpul-8-karung-sampah-wisata-bukit-singkiBagikan Berita Ini
0 Response to "Komunitas Hammocker Toraja Kumpul 8 Karung Sampah Wisata Bukit Singki - Tribun Timur"
Post a Comment