Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menurut Gede Robi Supriyanto yang juga vokalis Navicula, adanya Perwali maupun Pergub tentang pengurangan sampah plastik merupakan satu step dari solusi pengurangan sampah yang ada di Bali.
Menurutnya, Perwali dan Pergub ini masih harus dikawal supaya jadi Perda sehingga memiliki sanksi bagi pelanggarnya.
"Buang sampah sembarangan yang sudah jadi Perda saja masih banyak yang membuang sampah sembarangan, padahal itu tindakan kejahatan dan ada sanksinya, jadi penegakan hukumnya belum kuat," kata Robi dalam konferensi pers peluncuran film Pulau Plastik di Denpasar, Rabu (30/1/2019) sore.
Ia juga menyoroti sistem distribusi sampah yang belum maksimal.
Semisal masyarakat sudah melakukan pemisahan antara sampah orgnik dan anorganik, namun diangkut dijadikan satu.
Baca: Film Pulau Plastik Soroti Permasalahan Sampah Plastik di Bali
Baca: Ubah Sampah Jadi Komoditas, dari Kompos hingga Barang Hasil Daur Ulang Bernilai Ekonomis
Baca: Kecewa Tak Bisa Bertemu Lagi dengan Cucunya, Nenek Amandine Tantang Tyas Mirasih untuk Bersumpah
"Di level pemerintah PR itu masih jauh ke depan. Melarang tas plastik ini sudah pernah dilakukan tahun 2016 lalu. Ada peraturan plastik berbayar, tapi 6 bulan dicabut karena tidak jadi prioritas utama. Perwali atau Pergub ini jika tidak jadi isu prioritas di masyarakat dan ada masyarakat yang menolak, kemungkinan bisa ditarik lagi. Harus dikawal ini, untuk kebutuhan politis hukum yang baik bisa jadi tidak logis," paparnya.
Sehingga ia mengajak semua orang bergerak sesuai dengan kemampuannya, semisal dengan membuat film untuk seniman sepertinya, PHDI mengeluarkan bhisama, adat membuat awig-awig, media meliput secara terus-menerus.
Kata Robi, kebaikan ada dalam diri orang, kalau percaya bahwa sampah plastik bertentangan dengan Tri Hita Karana dan peduli dengan Tri Hita Karana, semua harus berkontribusi sesuai apa yang bisa dikerjakan.
"Hanya melarang tas plastik baru langkah pertama. Dan kita masih ngomong TPA Suwung, itu masih jauh, belum lagi sampah di laut 40 persen," katanya.
Baca Lagi dah di situ http://bali.tribunnews.com/2019/02/01/masyarakat-harus-terus-kawal-perwali-dan-pergub-pengurangan-sampah-plastikBagikan Berita Ini
Situs judi terbaik dan terpercaya di Indonesia dengan menggunakan uang asli. Menyediakan 8 game dalam 1 user id bagi anda penggemar judi online.
ReplyDelete*ADU Q
*BANDAR POKER
*BANDAR Q
*CAPSA SUSUN
*DOMINO 99
*POKER ONLINE
*SAKONG
*BANDAR 66 (NEW)
Permainan Judi online yang menggunakan uang asli dan mendapatkan uang asli
* Minimal Deposit : 10.000
* Minimal Withdraw : 25.000
* Deposit dan Withdraw 24 jam Non stop ( Kecuali Bank offline / gangguan )
* Bonus REFFERAL 15% Seumur hidup tanpa syarat
* Bonus CashBack 0.3%
* Proses Deposit & Withdraw PALING CEPAT
* Sistem keamanan Terbaru & Terjamin
* Poker Online Terpercaya
* Live chat yang Responsive
* Support transaksi bank LOKAL
Contact us :
WA: 0812.2222.996
BBM : PKRVITA1 (HURUF BESAR)
Wechat: pokervitaofficial
Line: vitapoker