Search

Rezeki atau Apes? Petugas Kebersihan Temukan 1 Kg Emas di ...

SEORANG petugas kebersihan menemukan tujuh emas batangan senilai USD300.000 atau sekitar Rp4,6 miliar dan mungkin saja ia dibolehkan untuk memiliki sebagian dari emas yang ia temukan tersebut.

Berbagai laporan dari Korea Selatan menyebutkan, petugas kebersihan ini menemukan emas batangan dalam bungkusan kertas koran di tempat sampah di Bandar Udara internasional Incheon, Seoul, pada 26 April.

BERITA TERKAIT +

Emas ini ia temukan saat mengosongkan tempat sampah.

Baca Juga: 5 Meme Kocak Jadi Wartawan, Nomer 3 Cuma Wartawan yang Paling Tahu

Polisi menduga emas batangan seberat satu kilogram ini sengaja dibuang oleh pemilik karena khawatir ditangkap. Sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa emas itu terkait dengan kegiatan kejahatan.

Jika hingga batas akhir yang ditentukan tidak ada seseorang yang mengklaim sebagai pemilik, petugas kebersihan yang belum disebutkan namanya ini boleh untuk memilikinya.

Berdasarkan peraturan yang berlaku di Korea Selatan, seseorang boleh memiliki barang yang ia temukan jika sang pemilik tidak diketahui atau tidak mengajukan klaim yang sah dalam kurun waktu enam bulan.

Namun, surat kabar The Korea Times mengatakan meski sang penemu akan menjadi pemilik, ia tidak dibolehkan untuk menguasai seluruh barang yang ia temukan. Penemu hanya berhak mengklaim antara lima hingga 20% dari harga emas tersebut.


Baca Juga: Mengenal Gabriella Windsor, Sepupu Pangeran William yang Lekat dengan Kontroversi

Jika menurut harga pasar nilai emas batangan tersebut Rp4,6 miliar maka ia dibolehkan mengklaim kepemilikan sekitar USD65.000 atau sekitar Rp908 juta. Tak jelas siapa yang berhak menguasai sisanya, apakah polisi atau badan pemerintah.

(ris)

Let's block ads! (Why?)

Baca Lagi dah di situ https://lifestyle.okezone.com/read/2018/05/03/196/1894041/rezeki-atau-apes-petugas-kebersihan-temukan-1-kg-emas-di-tempat-sampah

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Rezeki atau Apes? Petugas Kebersihan Temukan 1 Kg Emas di ..."

Post a Comment

Powered by Blogger.