
BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh Jalaluddin ST MT menyatakan, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai perlu ditingkatkan. Sebab jika tidak, persoalan sampah tidak pernah akan selesai.
Hal itu dikatakan Jalaluddin terkait menumpuknya sampah di aliran Krueng Aceh, di kawasan Lampulo yang fotonya sempat dimuat media ini, Kamis (15/8). "Sampah di lokasi itu sudah beberapa kali dibersihkan, tapi karena kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai masih rendah sehingga pemandangan itu terus terlihat," katanya.
Dijelaskan, sampah yang terdapat di pinggiran Krueng Aceh, terutama di Gampong Lampulo, tidak hanya sampah rumah tangga, tapi juga berupa plastik kemasan minuman dan makanan. Selain itu banyak juga sampah yang berasal dari tali serta jaring yang sudah tidak dipakai nelayan, dan kemudian dibuang ke pinggiran sungai.
Seharusnya, kata Jalaluddin, tali dan jaring yang sudah tidak dipakai jangan dibuang ke pinggiran sungai. "Letakkan saja di pinggir jalan, sehingga saat truk mengangkut sampah jaring-jaring bekas itu diangkut untuk dibuang ke TPA," ujarnya.
Karena itu, Jalaluddin mengajak semua lapisan masyarakat untuk menangani persoalan sampah ini secara bersama-sama. Sebab jika persoalan ini diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Kebersihan saja, sementara kesadaran warga untuk tidak membuang sampah di tepi sungai tak berubah, maka sulit untuk menciptakan lingkungan yang bersih.
"Persoalan sampah ini menjadi tanggung jawab bersama. Harus ditangani secara bersama-sama juga. Semua elemen harus terlibat, mulai dari masyarakat, pemuda, pimpinan gampong, panglima laot, nelayan, serta pemilik dan kru kapal. Kalau sinergitas ini bisa dilakukan, Insyaallah persoalan sampah akan mudah diatasi," tandasnya.(her)
Baca Lagi dah di situ https://aceh.tribunnews.com/2019/08/19/sampah-jaring-hiasi-sungaiBagikan Berita Ini
0 Response to "Sampah Jaring Hiasi Sungai - Serambi Indonesia"
Post a Comment